Marmer Dan Granit Tulungagung: PRASASTI MARMER ,BERBENTUK FISKAL METER Lantai Marmer Kerajinan Marmer Tulungagung

Selasa, 24 April 2018

PRASASTI MARMER ,BERBENTUK FISKAL METER

Fiskal Meter
Prasasti Marmer_ Posting kali ini merupakan garapanku  sekitar sebualan yang lalu, sebuah kontarktor yang bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum, Kota nya " Off The record " saja biar nggak promosiin Kota tersebut, sebab nanti yang lain bisa  iri donk...Yang Jelas dari Luar Kota Marmer Tulungagung .Kawan , Benda ini oleh masyarakat Pengrajin marmer Tulungagung disebut sebagai prasasti materan atau Fiskal meter atau ada juga yang menyebutnya sebagai Prasasti Fiskal Meter. Nggak tahu nama sebenarnya secara teknis apa yang jelas seperti itulah istilah warga kami menyebutnya . 
             Dimensi Fiskal Meter _ Bentuknya seperti halnya garis -garis meteran yang dibuat memanjang , sangat panjang sekali jika ditata,akan tetapi karena keterbatasan  panajang bahan yang tersedia makanya dipotong-potong menjadi ukuran standart 70- 100 CM , kalau yang satu meteran ini adalah ukuran maksimal sebuah fiskal meter,karena kalau terlampau panjang maka akan beresiko pecah yang tinggi ketika  pengiriman berlangsung Lebar yang biasa digunakan adalah 10 -sampai dengan 15 Meter saja..Fungsi fiskal meter ini menurut mitra kontraktor yang pesan kesaya  tersebut sebagai catatan ketinggian air atau debit air yang berada di waduk-waduk atau sungai-sungai , biasanya juga dipasang di dam-dam air yang menjadi tempat penampungan pengairan disawah-sawah.Fiskal meter ini biasanya diperlukan banget oleh kalangan Dinas pekerjaan umum dan juga kementerian pertanian atau  Kementerian terkait dengan pengerjaan sarana dan prasarana umum lainnya.
                Kalau di Jakarta mungkin saja Fiskal meter ini digunakan  atau dipasang di Situ-Situ ( sebutan lain dari Dam atau waduk penampungan air ).Kegunaan pemasangan fiskal meter ini adalah menjadi alat pengontrol debit air yang ada disebuah jalur sungai atau dam tersebut.Kekuatan tampungan sebuah dam terhadap besaran aliran sungai akan dapat diukur dengan ketinggian air yang masuk .Wah...kayak pakar aja njelaskannya padahal ini merupakan trikdan tips  " copy-paste "  dari keterangan Kontraktor yang pesen  fiskal meter ini. He..he..he.. Kalau nggak Macak ( Berdandan : red Jawa) kayak Pakar Beneran  Jualan diInternet itu nggak bakalan laku Brow...
 Ok saat nya petung  (tawar-menawar Bahasa Jawa :Red ) tentang harga Fiskal meter ini , harganya sangat murah sekali kawan saya melepasnya dengan harga Rp 150 ribu permeter lari, kenapa hitungan nya permeter lari atau anda bingung dengan istilah per meter lari? Ok saya Jelaskan Dulu, Istilah permeter lari itu artinya adalah : " Jika kita menghitung dimensi suatu barang tanpa mempertimbangkan atau menghitung lebar barang tersebut jadi yang diukur atau dhitung hanya panjang dari barang tersebut saja " 
Dalam pengerjaan marmer banyak sekali hal yang dihitung dengan borongan harga permeter lari,Kapan kita posting tentang ini,biasanya terkait dengan pengerjaan pasang -poles marmer dan pengerjaan tiang Bangunan rumah, dua hal tersebut juga dihitung permeter lari .Jadi kesimpulannya kalau anda dapat order Fiskal meter ini harga dari saya Rp 150 Ribu rupiah permeter lari, karena pengerjaannya barang ini lebar atau sempit nggak terlalu berpengaruh dengan  biaya produksinya,karena semakin sempitpun  biaya produksi akan bertambah dengan adanya biaya  " pemotongan marmer". Jadi Lebaran Fiskal meter ini baik yang 10 CM atau yang 15 CM perhitungan harganya adalah sama.Lain halnya kalau  fiskal meter ini  memiliki lebar 30 CM keatas,makanya harganya akan sedikit lebih mahal.
           OK sekian dulu tentang Prasasti marmer Fiskal meter , lain kali disambunglagi, Poting yang lalu di Page ini saya hapus,dan telah saya ganti biar nggak ngganjel dihati,Kita sambung diskusinya tentang Material pesanan yang lainnya .

UNTUK INFORMASI DAN PEMESANAN BISA LANGSUNG HUBUNGI :

Septi Laila
Hp : 085885100071-085336007171
Whatsap : 085885100071
Pin.BBM : DD90185D
Email : pengrajinmarmer01@gmail.com
Web : www.marmertulungagung.net

0 komentar:

Posting Komentar